RSPD Halut - Kehadiran Industri PT. Natural Indococonut Organik (NICO) di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) merupakan inisiatif dari seorang putra daerah Tobelo, Olaf Tobin sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa yang pada akhirnya, ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani Kelapa dan juga membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Halmahera Utara.
Hal itu disampaikan oleh General Manager PT.NICO Nanang Rismadi dalam sebuah acara Talkshow Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Halmahera Utara yang disiarkan secara live Streaming di Link https://rsod.halmaherautarakab.go.id dan channel YouTube Radio Pemda Halut dan dipandu oleh Host Febyola Lilipory pada Rabu 16 Juli 2025.
Nanang menjelaskan, peningkatan nilai tambah komoditas kelapa ini, juga akan meningkatkan pendapatan daerah yang pada akhirnya bisa menunjang pembangunan Kabupaten Halmahera Utara yg bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas.
"Dengan hadirnya PT. NICO di Tobelo, diharapkan bisa menjadi alternatif utama penyerapan komoditas kelapa di Kabupaten Halmahera Utara, dan tidak lagi mengandalkan pengolahan menjadi kopra. Selama ini harga kopra sering naik turun secara ekstrem yg menyebabkan harga kelapa juga ikut naik turun secara ekstrem. Maka, hadirnya PT. NICO diharapkan harga kelapa bisa lebih stabil dan permintaan kelapa juga lebih stabil. Stabilitas harga dan permintaan buah kelapa ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani kelapa," jelas Nanang.
Selain harga yang stabil, kata Nanang, hadirnya Industri PT NICO juga memberikan dampak ekonomi yang sangat luas terhadap masyarakat Halmahera Utara. Sebab, dengan adanya PT.NICO, terbuka lapangan kerja bagi masyarakat. Selain itu warga sekitar industri dapat memiliki peluang usaha mandiri (misalnya membuka lapak jualan/warung atau membangun kos-kosan, dan lain sebagainya).
"Jadi, Hadirnya PT.NICO selain meningkatkan pendapatan ekonomi petani kelapa, meningkatkan pendapatan daerah, juga memberikan peluang-peluang usaha mandiri bagi warga. Ini merupakan efek domino dari hadirnya PT. NICO di Halmahera Utara," ucapnya.
Nanang juga menyampaikan, saat ini PT NICO telah mempekerjakan sekitar 2300 karyawan yg bekerja di pabrik, di mana lebih dari 80% adalah karyawan lokal. Ini belum termasuk karyawan di pancang yang berkisar 300 orang di tiap pancang. Rencana jumlah pancang yang akan dibangun sampai dengan akhir tahun ini sebanyak 40 pancang yang akan tersebar di Halmahera Utara. Sehingga di akhir tahun ini, diperkirakan PT.NICO akan mempunyai sekitar 15 ribu karyawan.
"Ini rencananya akan berjalan paling lambat tahun depan seluruh pancang ini sudah bisa beroperasi. Untuk itu, kepada kaum muda Halmahera Utara, kami membuka peluang untuk bergabung bersama PT. NICO, untuk bersama-sama membangun masa depan, demi untuk kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara. PT. NICO hadir sebagai jembatan untuk daerah ini menuju kesejahteraan masyarakat," ucap Nanang, General Manager PT. NICO.
Nanang juga mengajak kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas kelapanya dengan melakukan peremajaan pohon-pohon kelapa yang sudah tidak produktif dan memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk ditanami kelapa. Nanang meyakini, bahwa kelapa akan menjadi komoditas andalan di masa depan yang bisa membawa kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara.
Ia juga mengatakan, sejak berdiri, PT. NICO di Tobelo Halmahera Utara selalu berkomitmen dan patuh pada regulasi baik pusat maupun daerah. ( Eby).
