RSPD Halut -Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten ( BNNK) Halmahera Utara Ir. Fadly Irwandy Sadik, MM.,melakukan kunjungan kerja ke kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) kabupaten Halmahera Utara. Rabu 25 Februari 2026.
Di kantor PGI, Kepala BNNK Halut disambut hangat oleh pengurus PGI yaitu Pdt. Robert Wowor, Pdt. Imanuel Saleh, Pdt. Jefri Lebene, Pdt. Afloriano Melesen dan Pdt. Alexander Lifu.
Kedatangan Ir. Fadly Irwandy Sadik, MM, ke kantor PGI tersebut adalah untuk menyampaikan Surat BNN RI nomor : B/630/II/DE/PC/2026/BNN tentang Penyebar Luasan Informasi Bahaya Narkoba Dalam Ceramah Keagamaan.
Ir. Fadly menjelaskan angka prevalensi narkoba di Indonesia tahun 2026 telah mencapai 2,11 persen. Setara dengan 4,1 juta jiwa. Berdasarkan hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkoba masih menunjukkan kondisi yang memprihatinkan dan menjadi ancaman serius bagi Ketahanan keluarga dan generasi muda bangsa ini.
Lebih dari itu peredaran narkoba tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, namun telah menyebar ke desa-desa dan menjangkau kelompok masyarakat yang semakin luas dan rentan.
“Salah satu ceramah keagamaan, khotbah serta kegiatan umat di Gereja dapat menjadi media yang efektif untuk menyebarkan informasi bahaya narkoba,” ucap Kaban Fadly.
Kepala BNNK Halut juga megatakan kedepan ketika melakukan kegiatan keagamaan di Gereja tentang bahaya narkoba yang diharapkan bisa menjaga lingkungan masyarakat dari ancaman narkoba.
" Maksud dan tujuan kunjungan kami telah disampaikan kepada Ketua dan Pengurus PGI Halut dan ditanggapi secara positif. Semoga tahun ini kolaborasi antara BNNK Halmahera Utara dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Halmahera Utara dapat berjalan dengan lancar, "ujar Kaban Fadly.
Kaban Fadly menambahkan bahwa kolaborasi antara PGI dan BNNK Halut seperti sosialisasi P4GN yang melibatkan masyarakat, jemaat, pemuda dan anak-anak. (Eby).
