BNNK Halut Gelar Bimtek Penggiat P4GN Di Lingkungan Masyarakat.

RSPD Halut - Badan Narkotika Nasional ( BNN) kabupaten Halmahera Utara melaksanakan Bimbingan Teknis Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di lingkungan masyarakat ( P4GN). 

 

Bimtek ini bertempat di aula SMK Tarakani desa Soa Sio kecamatan Galela Halmahera Utara .Pelaksanaan Bimtek selama dua hari yaitu tanggal 9 - 10 Juli 2025.

 

Pada hari pertama Bimtek Rabu 9 Juli 2025 , BNN kabupaten Halmahera Utara menghadirkan empat narasumber yaitu Sudirman Soamole, S.KM, M.Kes.Dosen Universitas Hein Namotemo dengan materi Pencegahan dan upaya P4GN, pemateri kedua Olivia Asih Blandina, S.Kep, MPH,Dosen Universitas Hein Namotemo., dengan materi Public speaking dan media sosial skill., pemateri ketiga Dra.Dyahwati Surjaningtyas, guru SMA N 1 Halmahera Utara tentang Motivasi dan pengembangan karakter individu sebagai penggiat dan Pemateri keempat Yanes Manipa, SP.,tentang Kebijakan dan strategi pemberdayaan masyarakat dalam P4GN. 

 

Untuk Bimtek hari kedua Kamis tanggal 10 Juli 2025 BNN kabupaten Halmahera Utara juga menghadirkan empat narasumber yaitu Aston Pasaribu, S.H., M.H., dosen Universitas Halmahera tentang Narkoba dalam aspek hukum, Ir. L.S.Budiman, S.Th., M.Th.Sekretaris Sinode GMIIH, dengan meteri Dinamika kelompok dan pengarahan program dr. Irvandy Rafhael Lentemona, Ketua UMP PKM Tobelo tentang Pengetahuan dasar adiksi konseling dan rehabilitasi dan pemateri terakhir Yanes Manipa , SP, tentang Rencana aksi dari program P4GN. 

 

Setelah menerima materi dari kegiatan Bimtek ini dilaksanakan penyerahan Sertifikat dan pemasangan Pin untuk penggiat yang terdiri dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat yang berada di desa Soa Sio. 

 

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Halmahera Utara Ir.Fadly Irwandy Sadik, M.M.menyampaikan bahwa pembentukan penggiat P4GN di desa Bersinar , bersih narkoba dengan harapan penggiat yang telah diberikan edukasi Bimtek selama dua hari tersebut dapat mengetahui tentang bahaya narkoba. 

 

" Para tokoh pemuda, tokoh adat,tokoh agama tokoh masyarakat dapat sosialisasikan di kehidupan sehari-hari supaya semua bisa terhindar dari bahaya narkoba, " ucap Ir.Fadly. ( Eby). 


Berita Lainnya