RSPD Halut - Untuk menciptakan generasi muda harapan bangsa bersih narkoba.Badan Narkotika Nasional Kabupaten Halmahera Utara melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba. Bertempat di aula SMK Mia Bato desa Gorua Kecamatan Tobelo Utara Halmahera Utara. Senin 4 Mei 2026.
Turun langsung pada kegiatan ini Ir. Fadly Irwandy Sadik, MM.,selaku Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara, Bahrul Khair, ST., Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama BNN Kabupaten Halmahera Utara.
Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah upaya memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).Acara di buka Oleh Kepala Sekolah SMK MIA Bato Halut Masita Baba, S.Pd,dan dilanjutkan dengan pengantar dari Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara, Ir. Fadly Irwandy Sadik, MM, setelah itu diberikan materi bahaya narkoba dan sejenisnya., Sebagai Narasumber, Bahrul Khair, ST.,dengan peserta berjumlah 55 siswa-siswi.
Pada kesempatan tersebut, Seksi P2M Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama BNN Kabupaten Halmahera Utara, Bahrul Khair, ST., memberikan materi kepada peserta tentang bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda, keluarga, serta kehidupan sosial masyarakat.
Bahrul Khair juga mengingatkan kepada peserta mengenai bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape yang saat ini semakin marak di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Dijelaskan penggunaan vape tidak hanya berpotensi merusak kesehatan paru-paru, tetapi dapat disalahgunakan sebagai media penggunaan zat berbahaya.
Lebih lanjut, Bahrul berpesan agar peserta dapat meningkatkan kewaspadaan karena berbagai momen dimanfaatkan para bandar untuk mengedarkan barang haram tersebut.
Sementara itu Kepala BNN kabupaten Halmahera Utara Ir. Fadly Irwandi Sadik, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan mendukung program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak. Untuk menciptakan generasi penerus yang bersinar atau bersih narkoba.
“Ini adalah kegiatan yang menjadi fokus BNN di tahun 2026.Maraknya penggunaan.lem ehabond di beberapa desa di Tobelo perlu ada penanganan yang serius,” ujar Kaban Fadly.
Ir Fadly menjelaskan bahwa salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh BNN adalah kegiatan seperti sosialisasi, memberikan edukasi terkait bahaya narkoba. BNN berkolaborasi dengan Pemda melalui Dinas Pendidikan.Bersama pendidik dapat menciptakan sekolah bersih narkoba.Supaya siswa-siswi tahu dan paham bahwa lem ehabond sangat berbahaya.
“Karena kita tahu lem ehabond dapat merusak otak menyebabkan kematian pada penggunaan jangka panjang. Ini berdampak pada generasi harapan bangsa seperti para pelajar. untuk menggapai prestasi yang sangat sulit dari sisi kesehatan,” ungkap Kaban Fadly.
Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara menaruh harapan bahwa hal ini menjadi tugas bersama antara BNN dan instansi terkait untuk mewujudkan generasi muda harapan bangsa bebas Narkoba. (Eby).
