RSPD HALUT - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3AKB) Halmahera Utara gelar sosialisasi kampung Berkualitas. Program pelaksanaan dan pengelolaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana ( Bangga Kencana) di Kampung Keluarga Berkualitas Tahun 2025. Bertempat di kantor desa Pitu kecamatan Tobelo Tengah Halmahera Utara. Senin 1 September 2025.
Kepala DP3AKB Halmahera Utara Eda Kawenggo menyampaikan Kampung Berkualitas merupakan program nasional dengan konsep pembangunan yang fokus pada pemberdayaan individu keluarga dan masyarakat secara terintegrasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.
“Dalam pelaksanaan kegiatan terutama program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana merupakan langkah penting mengenalkan data program-program kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami tujuan dan manfaat dari program tersebut,” jelas Eda.
Eda menjelaskan Program-program yang dilaksanakan di Kampung Berkualitas yaitu Keagamaan, Pendididikan, Ekonomi, Reproduksi, Perlindungan, Kasih sayang dan Lingkungan.
Kriteria kampung berkualitas adalah wilayah setingkat desa atau kelurahan yang telah menunjukkan adanya kemandirian, ketentraman, dan kebahagiaan yang dilaksanakan secara terpadu dengan program kependudukan pembangunan keluarga dengan sektor lainya.
Indikator Kampung Keluarga Berkualitas seperti tersedianya administrasi yang baik, adanya pelayanan kesehatan dan KBtermasuk kesehatan reproduksi, adanya pendampingan dan pelayanan pada keluarga beresiko stunting, peningkatan cakupan layanan jaminan dan perlindungan sosial bagi keluarga dan masyarakat miskin serta rentan, peningkatan cakupan layanan dan akses pendidikan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat,Penataan lingkungan, Peningkatan akses air bersih serta sanitasi dasar yang memadai.
Kadis DP3AKB Eda Kawenggo juga menjelaskan tujuan pelaksanaan sosialisasi Kampung Berkualitas adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga sejahtera.
meningkatkan partisipasi dalam program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana yang terintegrasi dengan program pembangunan lainnya.
Memberdayakan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian melalui program pembinaan keluarga seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia.
Eda berharap adanya keterlibatan aktif Pemerintah ,Lembaga ,non pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.
Sementara itu Kepala Desa Pitu kecamatan Tobelo Tengah James Bicoli mengatakan bahwa kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di desa Pitu.
Kegiatan sebelumnya telah dilakukan oleh PKK seperti lomba PKK tingkat Provinsi Maluku Utara dan PKK desa Pitu meraih juara pertama.
Lomba lain yang pernah diikutisertakan seperti lomba desa administrasi dan sadar lomba desa hukum ,kata James.
James mengungkapkan, pada tahun 2022-2023 ada kendala terhadap anak dan remaja yang melibatkan lem ehabon. Sebanyak 9 orang yang terdeteksi lem ehabon, namun telah diatasi dengan keterlibatan BNNK Halut yang menjadikan desa Pitu sebagai desa Bersinar... Bersih Narkoba.
Kades Pitu berharap segera membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja, adanya kegiatan kolaborasi dari pihak-pihak terkait untuk lebih memberikan pemahaman terhadap pertumbuhan kehidupan anak remaja.
“Saya juga menyentil terkait anak stunting, pada tahun 2025 telah terjadi angka penurunan anak stunting di desa Pitu sebanyak 4 anak, dibandingkan tahun 2024,jumlah anak stunting sebanyak 8 .diharapkan tahun 2026,tidak ada lagi anak stunting di desa Pitu,” harap James.
Kegiatan sosialisasi Kampung Berkualitas ini diharapkan masyarakat lebih memahami dan mendukung program Kampung Berkualitas, terciptanya keluarga yang berkualitas, sejahtera, sehat dan mandiri, adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dan penataan lingkungan hidup yang lebih baik.
Hadir dalam kegiatan Sosialisasi Kampung Berkualitas adalah Kader Tim Pendamping Keluarga ( TPK) percepatan penurunan stunting, Kader Pembina Pembantu Keluarga Berencana Desa ( PPKBD), Kader Bina Keluarga Balita ,Kader Bina Keluarga Remaja , Kader Bina Keluarga Lansia. ( Eby).
