Dua Unit Alat Excavator Pengerjaan Pembersihan Akses Jalan Loloda Utara Telah Menembus Desa Dorume.

RSPD Halut - Pasca banjir dan tanah longsor di kecamatan Loloda Utara, membuat terputusnya akses jalan melalui darat. Pemerintah daerah kabupaten Halmahera Utara terus Berupaya untuk pengerjaan jalan ini kembali normal 

 

Strategi upaya yang dilakukan Pemda Halmahera Utara adalah dengan membawa dua Unit alat excavator melalui jalan darat.

 

Sejak upacara Pelepasan yang dilakukan Wakil Bupati Halmahera Utara di Posko penanganan banjir dan tanah longsor, kantor BPBD Halut pada Senin 19 Januari 2026, Selain 2 unit excavator yang dibawa, Mobilisasi lain seperti 2 unit trontong, 1 unit Damtruck dan 1 Unit Truck TNI yang membawa BBM. 

 

Pengerjaan terus dilakukan oleh Tenaga Teknis Dinas PUTR Halmahera Utara yang berada di bawah komando Kepala Dinas PUTR Halut Ir. Williams Jesajas. Melalui desa Pocao dan melewati desa lainnya. Hari ini Senin 26 Januari 2026, dua unit excavator sudah melewati rumah warga desa Dorume dengan rintangan terberat yaitu melewati gunung Mangga Dorume dengan longsoran sekitar 40 meter. 

 

“Sekarang alat dan dumptruk sudah berada di sekitar rumah warga desa Dorume Loloda Utara. Setelah melewati beberapa desa dan juga melewati gunung Mangga Dorume yang longsornya sekita 40 meter,” jelas Williams. 

 

Sementara Bupati Halmahera Utara melalui telpon Whatsapp, kepada Humas Pemda Halut mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Halmahera Utara melalui Dinas teknis PUTR terus berupaya untuk membuka kembali akses jalan di kecamatan Loloda Utara agar masyarakat dapat hidup seperti semula sebelum terjadi bencana banjir dan tanah longsor. 

 

“Ucapan terima kasih kepada Dinas PUTR dan pihak terkait lainnya yang sudah membantu pengerjaan akses jalan yang saat ini sudah menembus desa Dorume kecamatan Loloda Utara,” ucap Bupati.

 

Bupati menyatakan pengerjaan jalan akan terus dilakukan hingga menembus desa-desa lainnya yang masih terisolir karena bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 6 - 7 Januari 2026 lalu. ( Eby). 

 

 


Berita Lainnya