RSPD Halut - Tim Penanganan bencana banjir di desa Doitia, kecamatan Loloda utara, kabupaten Halmahera Utara, membuat tanggul sementara dari karung untuk menghambat banjir susulan.
Pada hari Rabu 14 Januari 2026, tim satgas dan masyarakat menggunakan 1500 karung untuk pengisian pasir tanah dan memperkuat dinding tanggul.
Tanggul baru sepanjang 100 meter juga dibuat, sehingga panjang tanggul utama menjadi sekitar 145 meter.
“Hal ini kami lakukan untuk menghambat upaya banjir susulan di Desa Doitia, serta pengamanan di sejumlah titik rawan genangan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Hentje Hetharia.
Saat hujan deras, pemukiman warga aman karena aliran sungai yang datang telah dialihkan dengan tanggul karung isian.
“Tidak ada hal-hal yang menonjol dalam giat sepanjang hari ini, semuanya normal sesuai rencana,” jelasnya.
Namun, terdapat longsor dinding tanah yang menutupi jalan raya antara desa Worimoi ke Doitia sepanjang kira-kira 2,5 kilometer.(Kru2202)
