RSPD HALUT - Bertempat di Balai Penyuluhan KB desa Gamsungi kecamatan Tobelo kabupaten Halmahera Utara. Dilaksanakan kegiatan Fasilitasi Penyediaan Tim Vaksetomi yang berkompeten. Kamis 18 September 2025.
Kegiatan ini langsung dihadiri Tim Kerja wilayah khusus dan Kesehatan Reproduksi Kementrian Kependudukan Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara,
Tim pendamping keluarga percepatan penurunan stunting ,yaitu bidan,PKK, PPKBD,juga penyuluh Keluarga Berencana .dan staf DP3AKB Halut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3AKB) Halmahera Utara,Eda Kawenggo secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa kegiatan Fasilitasi Tim Vaksetomi merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan Keluarga Berencana, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), salah satunya adalah Metode Operasi Pria (MOP) atau Vasektomi.
Eda mengatakan,dalam rangka mengakselerasi tujuan pembangunan keluarga dan kependudukan ,Mentri kependudukan dan pembangunan keluarga kepala BKKBN telah mencanangkan 5 program prioritas atau Quipkwins yang berorintasi pada dampaknya dimasyarakat diantaranya:
1. GENTING (Gerakan Orang Tua Peduli Stantng)
2. TAMASYA (Taman Asu Sayang Anak)
3. GATI (Gerakan Ayah Teladan)
4. AKALIMITASI (Aplikasi Konsultasi Keluarga Berbasis Ai.
5. SIDAYA (Lansia Berdaya)
"Kelima program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan strategi dan operasional pembangunan keluarga dilini lapangan dengan pendekatan lintas sektor.
Sebagaimana kita ketahui bersama, masih banyak tantangan dalam pelaksanaan pelayanan vasektomi, mulai dari minimnya tenaga terlatih, keterbatasan pemahaman masyarakat, hingga stigma yang melekat terhadap metode ini. Oleh karena itu, penyediaan tim vasektomi yang kompeten, terlatih, dan siap melaksanakan tugas dilini lapangan sebagai langkah strategis yang perlu mendapat dukungan bersama,"jelas Eda.
Kepala DP3AKB menuturkan melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam melakukan pelayanan vasektomi, serta mampu membangun komunikasi yang efektif kepada masyarakat untuk meningkatkan penerimaan terhadap metode ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Kerja Wilayah Khusus dan Kesehatan Reproduksi Kementrian Kependudukan Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Propinsi Maluku Utara serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik dari unsur pemerintah, maupun tenaga kesehatan, . Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun keluarga yang sehat. sejahtera, dan berkualitas.
Akhir kata, saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan. Semoga berjalan dengan lancar dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan kualitas pelayanan KB di kabupaten Halmahera Utara," tutup Eda. ( Eby).
