RSPD HALUT - Ketua TP-PKK Kabupaten Halmahera Utara, Hj. Masliha Kasman, bersama jajaran pengurus mengikuti kegiatan peningkatan nasional Indeks Pengasuhan Anak Usia Dini melalui Best Practice Three Zeros yang dilaksanakan secara berani oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), Senin, 21 Juli 2025.
Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom tersebut diikuti oleh Ketua Bidang III, Ketua Bidang IV, serta Ketua dan Anggota Pokja I TP-PKK Halut. Mereka juga didampingi oleh Kasubag Kepegawaian dan Kasubag Perencanaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB). Seluruh peserta mengikuti kegiatan di ruang meeting Sekretaris Daerah Halmahera Utara.
Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak BKKBN, Irma Adriana, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pengasuhan anak usia dini merupakan salah satu aspek penting yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anak.
“Indeks Pengasuhan Anak Usia Dini bertujuan memberikan gambaran mengenai kualitas pengasuhan yang diterima anak di berbagai wilayah. Indeks ini terdiri atas lima dimensi utama, yaitu kesehatan, kecukupan gizi, pengasuhan responsif, stimulasi dini, serta keamanan dan keselamatan,” jelas Irma Adriana.
Ia juga menambahkan bahwa program Tiga Nol yang tengah digalakkan BKKBN saat ini difokuskan pada dimensi keamanan dan keselamatan anak. Tiga indikator utama yang menjadi tolok ukur dalam program tersebut adalah kepemilikan akta kelahiran, pemeliharaan dalam jaminan kesehatan, serta rumah tinggal yang layak huni.
Ketua TP-PKK Halut, Hj. Masliha Kasman, mengapresiasi program ini dan menegaskan bahwa berkomitmen mendukung penuh peningkatan kualitas pengasuhan anak di Halmahera Utara.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Kami siap bersinergi dengan dinas teknis untuk memastikan setiap anak mendapatkan pengasuhan yang layak dan hak-haknya terpenuhi, termasuk kepemilikan dokumen penting seperti akta kelahiran,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan terlindungi di masa mendatang. ( AF).
