Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia Halmahera Utara.

RSPD HALUT - Sekretaris Daerah Halmahera Utara Drs.E.J.Papilaya, MTP., membuka dengan resmi Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia Halmahera Utara. Bertempat di gedung pertemuan Hotel Greenland desa Gura kecamatan Tobelo Halmahera Utara. Kamis 13 November 2025.

 

Mewakili Bupati Halmahera Utara Sekda menyampaikan ,atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara,memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di daerah ini, yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.

 

Peran bidan sangatlah penting dan strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, bidan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan etika profesi. 

 

"Musyawarah Cabang yang kita laksanakan hari ini merupakan momentum penting bagi IBI Kabupaten Halmahera Utara untuk melakukan evaluasi, refleksi, dan perencanaan organisasi ke depan. Melalui forum ini, diharapkan akan lahir kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu membawa IBI semakin berdaya dalam berkontribusi terhadap kesehatan di daerah ini," ungkap Sekda. 

 

Sekda mengatakan ,Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap upaya peningkatan kualitas sumber daya bidan, termasuk dalam hal pelatihan, pembinaan, dan sinergi program antara IBI dengan Dinas Kesehatan.

 

" Karena kami meyakini, kemajuan sektor kesehatan di Halmahera Utara tidak akan tercapai tanpa peran aktif para bidan yang berdedikasi di seluruh pelosok wilayah, hingga ke desa-desa terpencil. 

 

Saya juga mengajak seluruh anggota IBI untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, etika pelayanan, serta semangat pengabdian. Jadikan organisasi ini bukan hanya wadah profesi, tetapi juga tempat tumbuhnya solidaritas, inovasi, dan kepedulian sosial bagi masyarakat,"tutur Sekda. 

 

Lanjut Sekda melalui Muscab IV ini diharapkan akan terpilih kepengurusan baru yang amanah, solid, dan mampu membawa IBI semakin maju, akan lahir program-program kerja yang sejalan dengan visi pembangunan daerah yaitu SETARA,terutama di bidang kesehatan ibu dan anak dan akan tumbuh semangat kebersamaan dalam melanjutkan pengabdian bagi masyarakat Halmahera Utara tercinta.

 

Ketua Ikatan Bidan Halmahera Utara Yunina Lefara Amd.Keb., menyampaikan Musyawarah Cabang merupakan forum tertinggi sarana atau wahana mengevaluasi program lima tahun sebelumnya dan memilih pengurus. 

 

Di Muscab IV ini diberi tema " Peran strategis bidan dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di setiap kondisi krisis, menuju Indonesia Emas 2045." Dengan tema internasional Midwives : Critical In Every Crisis. 

 

"Tema ini sangat penting. Seorang bidan salah seorang pahlawan dalam kehidupan melayani di tengah kondisi pandemik atau tantangan ekonomi. Setiap kondisi krisis bidan selalu hadir. Seorang bidan Indonesia yang tangguh. Bidan bekerja setiap saat. Bila kesehatan reproduksi yang sehat dan baik akan melahirkan generasi yang hebat dan kuat," jelas Yunina. 

 

Ketua IBI Halut menuturkan peran bidan sangat penting IBI Halut terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan organisasi lain dan juga pemerintah. Semoga IBI cabang Halut mampu berkontribusi untuk kabupaten Halmahera Utara. 

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Halmahera Utara yang selalu melihat kami. Akhirnya saya sampaikan selamat untuk Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia kabupaten Halmahera Utara," tutup Yunina. 

 

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Maluku Utara Hj.Nujliyati T. Djama, S.SIT., M.Kes yang turut hadir di Muscab IBI IV kabupaten Halmahera Utara tersebut, menyampaikan di Halmahera Utara terdapat 353 anggota bidan. Total di Provinsi Maluku Utara sebanyak 3208 bidan. 

 

Profesi bidan adalah profesi yg sangat mulia. Karena melakukan pelayanan yang kompeten. Ada tiga hal penting seorang bidan yang melayani dengan tulus yaitu Head, Hand dan heart. Dengan penerapan etika harus saling menyayangi dan menghormati.

 

" Dengan adanya IT para bidan janganlah terjerumus dengan hal-hal yang negatif.Sikap positif seorang bidan menjadi teladan dalam melayani. Saya berharap di Muscab ini,siapapun yg terpilih dan dilantik harus saling menghargai, mendukung program pemerintah dalam mencegah penurunan angka kematian ibu dan anak stunting. Kita jaga marwah profesi bidan yang kita banggakan ini. Agar tetap handal dan bernilai," jelas Hj.Djama.

 

Ketua IBI Provinsi Maluku Utara mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Halmahera Utara yang sudah mendukung program IBI yang berkelanjutan. Terima kasih juga Pemda Halut yang sudah memfasilitasi 73 bidan dari Halut untuk melanjutkan pendidikan di UMU Jakarta. ( Eby). 

 


Berita Lainnya