RSPD Halut - Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara baru saja menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri,apresiasi Pemerintah Daerah berprestasi tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku.Meraih penghargaan terbaik kedua dengan kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.Hal ini dianggap penting untuk mempertahankan prestasi tersebut bahkan berusaha mencapai target yang paling utama.
Untuk itu Pemda Halut terus memperkuat komitmen dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara yang digelar di Ruang Meeting Fredy Tjandua kantor Bupati Halmahera Utara, di Tobelo. Senin 25 Mei 2026.
Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad,S.Ag., M.Pd.,juga selaku Ketua TPPS Halut yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Utara, Hj. Masliha Kasman, Kepala Dinas DP3AKB Julius Garo, Kepala Dinas Kesehatan Selphianus Kaya serta didampingi oleh sejumlah pimpinan organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat dan Kepala Puskesmas.
Arahan Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad bahwa penanganan stunting merupakan program prioritas daerah yang membutuhkan kerja sama terpadu dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Percepatan penurunan stunting harus menjadi tanggung jawab bersama. Diperlukan kolaborasi, komitmen, dan langkah nyata dari seluruh pihak agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Wabup Kasman mengungkapkan pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program penanganan stunting di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
“Evaluasi triwulan diperlukan untuk mengukur efektivitas program, mengidentifikasi hambatan di lapangan, sekaligus memastikan intervensi yang dilakukan berjalan tepat sasaran.
Evaluasi rutin sangat penting agar kita dapat mengetahui program perkembangan yang ada sekaligus memastikan setiap intervensi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Pada Rapat pembahasan tersebut, sejumlah strategi percepatan penurunan stunting, dimulai dari penguatan intervensi gizi spesifik dan sensitif, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, edukasi keluarga, hingga optimalisasi pendampingan di tingkat desa dan kecamatan. Program capaian yang telah berjalan turut dievaluasi guna memastikan target penurunan angka stunting di Kabupaten Halmahera Utara dapat tercapai sesuai target pemerintah.
Melalui rapat TPPS ini diharapkankan sinergi antar instansi dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Halmahera Utara yang maju dan berkelanjutan.
Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara sebagai Pusat Informasi, juga mempunyai peran penting sebagai sarana penyebar informasi untuk langkah-langkah strategi upaya penurunan percepatan stunting di Halmahera Utara. RSPD bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Halut,selalu menggelar berbagai program acara di Radio tentang penanganan stunting. (Eby).
