RSUD Tobelo Kembali Melakukan Intervensi Jantung pada 6 Bayi dan Anak.

RSPD Halut - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo kembali melakukan operasi intervensi terhadap jantung bayi dan anak sebanyak 6 pasien. Operasi tersebut dilakukan selama 2 hari dari tanggal 9-10 Januari 2026.

 

Dokter ahli jantung Bayi dan Anak dr.Felix Gunarso, Sp.A, Subsp, Kardio (K) dalam wawancara bersama wartawan RSPD Halut Selasa 13 Januari 2026, ia mengatakan bahwa pada 9-10 Januari 2026 kemarin RSUD Tobelo telah melakukan tindakan intervensi terhadap jantung bayi dan anak sebanyak 6 orang. Namun, intervensi kali ini berbeda dengan sebelumnya karena kali ini intervensi yang dilakukan yaitu penutupan lubang jantung.

 

“Jadi kemarin kami melakukan tindakan intervensi penutupan lubang jantung yang tingkat kesulitannya lebih tinggi dari sebelumnya yang telah kami lakukan terhadap pasien anak,” ungkapnya.

 

Ia juga mengatakan, ada 9 pasien bayi dan anak. Namun karena masih ada beberapa alkes yang belum ada di RSUD Tobelo sehingga intervensi tersebut hanya dilakukan pada 6 pasien.

 

“Dari 6 pasien ini mereka berasal dari berbagai daerah di Maluku Utara seperti dari Kepulauan Sula, juga ada dari Pulau Morotai. Semua tindakan yang kami lakukan berhasil kalaupun ada beberapa pasien yang memang tingkat kesulitannya tinggi,” jelasnya dokter Felix.

 

Selain itu, kata dokter Felix. Ada juga pasien yang harus kita mengambil cairan yang berlebihan di jantung dan tindakan berjalan lancar dan aman. Ia juga bersyukur bahwa RSUD Tobelo, sudah bisa melakukan intervensi penutupan lubang jantung pada anak walaupun sangat bervariasi, dan berbeda-beda dalam tindakan intervensi tersebut serta memakan waktu mulai dari 1 jam hingga sampai 5 jam karena bervariasi.

 

“Setiap pasien memiliki waktu tindakan intervensi yang berbeda-beda ada yang hanya 1 jam dan paling lama 5 jam pada 1 pasien anak. Jadi tergantung tingkat kesulitannya dalam mengambil tindakan,” ungkapnya.

 

Ia bersyukur karena RSUD Tobelo telah memiliki laboratorium jantung bayi dan anak. Ia juga berharap, Pemda Halut dapat segera menyediakan alat dan bahan yang masih ada kekurangannya sehingga, dokter dapat melakukan semua intervensi jantung pada semua pasien bayi juga anak dan yang memerlukan tindakan segera.(Eby). 


Berita Lainnya