Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof.Dr.dr. Mahar Mardjono Jakarta Laksanakan Visitasi Dan Simulasi Code Stroke Dan Trombolisis Di RSUD Tobelo.

RSPD HALUT - Bertempat di ruang rapat Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD)Tobelo melaksanakan Visitasi dan Simulasi kode Stroke dan Trombolisis oleh Tim dokter Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ( PON) Prof. DR.dr.Mahar Mardjono Jakarta. Kamis 18 September 2025.

 

Tim dokter dari Rumah Sakit PON tersebut terdiri dari Ketua Tim RS PON Jakarta Dr. dr. Ita Muharramsari, Sp.S, bersama dua anggota dan Perwakilan Dinas Kesehatan provinsi Maluku Utara Khairulbariyah, SKM. 

 

Dr.dr.Ita Muharramsari, Sp, S.pada saat menyampaikan bahwa dari 38 provinsi yang ada di Indonesia, provinsi Maluku Utara masuk pelayanan stroke oleh Rumah Sakit PON Jakarta. Dengan harapan layanan stroke yang dilakukan di Rumah Sakit PON tersebut juga dapat dilakukan di RSUD Tobelo, dengan melihat ketersediaan SDM, CT Scan, cath lab,dokter intervensi, tim dokter dan perawat, 

 

“Simulasi yang dilakukan secara refreshing ini, sambil dipaparkan tripnya diharapkan para peserta bisa paham sehingga pada saat dilakukan pelayanan dapat berjalan dengan baik untuk penanganan trombosit bersama dr.Rivan,”ucap dokter Ita. 

 

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tobelo,dr. Frans M Pasaribu Sp.A,. M.Ked.Klin, menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan visitasi dan simulasi kode stroke dan trombosis sesuai dengan program Kementrian Kesehatan yang disebut pengampuhan Rumah Sakit. Diharapkan Rumah Sakit Pusat memberikan pengampuhan di daerah untuk bisa meningkatkan kapasitasnya.Dalam pelayanan menangani penyakit stroke. 

 

“Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta sebagai pengampunya, dan kita di RSUD Tobelo sebagai salah satu yang diampuh. Sehingga diharapkan dalam penanganan penyakit stroke pasien bisa dilayani secara maksimal, seperti yang dilakukan di Rumah Sakit PON Jakarta. Pasien tidak lagi mengalami keterlambatan dalam penanganannya, obat-obatan juga diberikan sesuai prosedur,” jelas dr. Fran. 

 

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tobelo menuturkan, karena yang hadir adalah Tim dari Rumah Sakit PON yang terdiri dari dokter spesialis penyakit saraf, Kepala Bidang Keperawatan, sehingga peserta yang diundang untuk mengikuti pelatihan ini adalah para dokter umum, dokter spesialis saraf, dan tenaga yang melakukan pekerjaan bersinggungan langsung melakukan pelayanan terhadap penyakit stroke. 

 

" Ada tenaga perawat dari IGD, tenaga ICU,tenaga dari ruang perawatan lain. Yang masuk sebagai tenaga radiologi yang berkaitan dengan penanganan penyakit stroke tersebut, wajib mengikuti pelatihan visitasi dan simulasi kode stroke dan trombolisis saat ini, "tutur dokter Frans. ( Eby). 

 

 

 


Berita Lainnya