RSPD Halut - Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menjadi narasumber dalam panel diskusi dalam acara kegiatan Rapat Konsultasi (RAKON) PKK Provinsi Maluku Utara tahun 2026 bersama Dra. Hairiah,M.Si selaku Kepala Dinas PP-PA Provinsi Maluku Utara dan Amalia SJ Kahar, S.Psi,M.Psi, Psikolog Selaku Kaprodi Psikologi UNKHAIR
Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026 Pukul 11.00 WIT di hotel Sahid Bela ternate Yang hadiri oleh anggota PKK se provinsi Maluku Utara yang berjumlah kurang lebih -+ 150 orang. Kegiatan di buka oleh Rusni Sarbin selaku ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku Utara
Dalam kegiatan tersebut Iptu Herry Rinsampessy, SH Kanit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri sebagai narasumber dari Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri.
Iptu Herry Rinsampessy, SH menyampaikan data bahwa terdapat 112 anak yang terpapar radikal-terorisme yang tersebar di 26 wilayah, dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Barat (18 anak) dan Jawa Tengah (11 anak). Rentang usia 10-18 tahun mencerminkan kerentanan remaja terhadap proses radikalisasi yang berlangsung secara bertahap dan relatif koheren secara ideologis. Paparan umumnya terjadi melalui keluarga, lingkungan sosial, serta konsumsi propaganda dan glorifikasi aksi teror yang membingkai kekerasan sebagai bentuk perjuangan atau pengorbanan.
Di sisi lain, 70 anak yang terpapar kekerasan tipe TCC tercatat di 18 provinsi, dengan 67 anak telah mendapatkan intervensi. Kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta (15 anak) dan Jawa Barat (12 anak), dengan rentang usia 11-19 tahun. Berbeda dari radikalisasi terorisme, kekerasan pada kelompok ini bersifat nihilistik dan tidak koheren secara ideologis, lebih dipicu oleh faktor psikososial seperti perundungan, kekerasan domestik, keterasingan, dan konsumsi intensif konten kekerasan yang berani.
Akhir dari kegiatan Dra. Hairiah, M.Si (Kepala Dinas PP-PA Provinsi Maluku Utara) menyampaikan terima kasih kepada Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri yang sudah mau hadir dan memberikan pengetahuan kepada anggota PKK Se provinsi maluku utara.(Red).
