RSPD Halut - Palang Merah Indonesia (PMI) Halmahera Utara terus memberikan dukungan Psikososial Support Program (PSP), Layanan Kesehatan dan Bantuan Alat Tulis kepada Anak SD dan Paud Desa Doitia Loloda Utara. Kegiatan ini sebagai Upaya PMI Halmahera Utara dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara untuk memulihkan kondisi normal warga Pasca Bencana alam, Senin 2 Februari 2026.
Kepala Markas PMI Halmahera Utara A.Rahman Tjereni yang memimpin langsung tim relawan, melalui via telepon kepada awak media ini mengatakan bahwa PMI Halmahera Utara akan terus melakukan aksi-aksi bantuan untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara melalui program Recovery Pasca Tanggap Darurat Bencana Alam untuk pemulihan kondisi normal warga korban terdampak bencana alam yang terjadi pada 6-8 Januari 2026 lalu di kecamatan Loloda Utara.
“Status Tanggap Darurat Bencana telah selesai sesuai SK Bupati, namun dari hasil tim Assessment relawan PMI Halut dilapangan bahwa ada beberapa hal yang sangat penting untuk dilakukan terhadap warga terutama kelompok rentan. Maka, kami PMI Halmahera Utara membuat suatu kegiatan lanjutan dengan nama program Recovery Pasca Tanggap Darurat Bencana,” jelasnya Arman, sapaan akrab Kepala Markas PMI Halut.
Lebih lanjut ia mengatakan, Hal ini dilakukan untuk membantu pemerintah daerah kabupaten Halmahera Utara dalam memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak khususnya pada kelompok rentan yaitu anak-anak, ibu hamil dan lansia terutama anak-anak sekolah SD, Paud, ibu hamil dan menyusui serta lansia.
Arman menyebutkan bahwa dalam program Recovery ini, ada beberapa layanan yang dilakukan kepada kelompok rentan yaitu, pemeriksaan kesehatan kepada ibu hamil dan menyusui, kepada lansia dan kegiatan Psikososial Support Program untuk anak-anak SD dan Paud juga memberikan bantuan alat tulis.
Menurutnya, Psikososial merupakan salah satu aspek vital dalam respon kemanusiaan, karena trauma dan stres psikologis yang dialami korban bencana tidak kalah pentingnya dengan luka fisik. Banyak korban bencana yang selamat secara fisik, namun mengalami luka batin yang mendalam akibat kehilangan orang tercinta, tempat tinggal, atau masa depan yang tidak pasti.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam psikososial untuk memberikan pemulihan menyeluruh, baik fisik maupun mental. Jadi, Relawan PMI Halut yang memiliki keterampilan Psikososial Support Program mampu menjadi penopang emosional bagi korban, sekaligus menjaga stabilitas psikologis masyarakat terdampak,” tutup Arman, Kepala Markas PMI Halmahera Utara yang juga sebagai Jurnalis itu.
Ia berharap, dengan kegiatan yang dilakukan PMI Halut ini, anak-anak yang menjadi korban terdampak bencana tersebut, tidak lagi merasa takut dan bisa melupakan apa yang telah terjadi beberapa waktu lalu, sehingga dapat terlihat keceriaan dalam dunia aktivitas keseharian mereka.( Eby2202).
