Pemda Halut Bersama Forkopimda Gelar Pawai Persaudaraan Fans Timnas Piala Dunia 2026 Jelang Babak Gugur 32 Besar.

RSPD Halut - Pertama kali dalam sejarah Pemda Halmahera Utara bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pawai Persaudaraan Fans Timnas Piala Dunia (Pildun) 2026 jelang babak gugur putaran 32 besar. Pawai tersebut dilepas langsung oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua didampingi, Kapolres Erlichson Pasaribu, Dandim 1508 Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, Ketua DPRD Christina Lesnussa, Kajari Halut Rahmat, dan beberapa Pimpinan OPD Halmahera Utara, Senin 29 Juni 2026.

 

Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, menegaskan bahwa Pawai tersebut adalah pawai persaudaraan yang mengedepankan nilai-nilai kedamaian, Persatuan dan kekeluargaan, dan dalam ajang piala dunia tentu semua memiliki pilihan untuk didukung dan sudah pasti berharap untuk menjadi pemenang piala dunia 2026. 

 

Namun, kita harus semangat kebangsaan Indonesia Raya, Menjunjung tinggi nilai Persatuan dan Kesatuan Indonesia yang menjadi jati diri kita. Sehingga, kepada timnas negara apapun dukungan kita, harus tetap mengedepankan hubungan kekeluargaan, yang jelas Bupati yang juga sebagai pendukung timnas Brasil itu.

 

Bupati juga berharap,seluruh pendukung dalam melakukan perjalanan melalui rute yang telah ditentukan agar selalu menjaga perdamaian dan kepada seluruh lapisan masyarakat, sehingga saat pawai berjalan aman dan tertib dengan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

 

Sementara itu, Kapolres Halut Erlichson Pasaribu juga menghimbau agar massa pawai dapat saling menghargai dan menghindari terjadinya pembakaran bendera di mana pun dan menghindari miras, tindakan yang menggangu selama perjalanan dengan rute yang telah ditentukan.

 

“Saya imbau agar seluruh masa pawai dapat saling menghargai antara satu dengan yang lain, namun semangat merah putih dan semangat kesetiaan Indonesia tetap harga mati. Hindari tindak-tindakan yang menggangguu menjaga serta dilarang keras membakar bendera apapun, dan tidak boleh membawa bendera lain selain bendera diperintahkan masing-masing. Begitu juga angan ada Miras.”tegas Kapolres.

 

Sebelum melepaskan masa pawai gabungan dari seluruh pendukung pendukung timnas Pildun 2026. Pemda bersama Forkopimda dan seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

 

Pawai kemudian dilepaskan dengan resmi dari depan kantor Bupati Halmahera Utara, menuju utara Desa MKCM lalu menuju menuju timur dan di pasar buale melalui jalan Trans Galela menuju Selatan hingga ke jalan Kemakmuran dan menuju Desa Pitu melalui jalan SMP 6 tanjung Niara, lalu ke Desa Pitu dipertigaan menuju barat dan Utara melalui jalan Pasar Wosia kemudian melewati Desa WKO dan Mahia lalu belok ke kanan dan kemudian kekiri jalan PDAM hingga ke jalan Bayangkara belok ke kiri RSUD dan didepan Polres belok kanan masuk di lingkungan depan kantor Bupati. 

 

Selain itu, Pemda dan Forkopimda juga membuka acara nonton bersama di depan kantor Bupati setempat mulai malam ini. Acara nonton bersama dan kegiatan pawai seluruh Fans Pildun 2026 merupakan hal yang baru pertama kali dalam sejarah Pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara.(Eby). 


Berita Lainnya